Skip to main content

Posts

Permintaan Maaf untuk Ayah

Maaf Yah kalau wajah anakmu menjadi jelek Matanya menjadi hitam Hidungnya menjadi merah Kepalanya menjadi kosong tak berotak Ia berusaha menutupinya dengan make up Tapi, malah menyerupai badut Maafkan anakmu yang selalu menghindar untuk mendengar Berkepala batu dan berpura-pura kuat Padahal, dibentak saja sudah menangis tersedu

Aku dan Lombok: Tentang Sahabat Baru

Masih tentang Lombok, masih terkait dengan Global Health True Leaders  (GHTL). GHTL 2.0 - Batch 2018, Mandalika Jaya Sebelum tulisan ini dilanjutkan untuk dibaca, mari teman-teman kita luangkan waktu sebentar untuk mendoakan saudara-saudara di Lombok, Bali, dan sekitarnya atas gempa bumi yang bertubi-tubi menghampiri. Semoga saudara-saudara di sana senantiasa diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Semoga musibah yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan di Indonesia, bahkan dunia, dapat segera berakhir. Semoga saudara-saudara di sana dapat segera beraktivitas seperti biasa, tanpa rasa takut maupun trauma. Serta semoga-semoga lainnya. Kata orang, selain pengalaman, hal terbaik yang bisa kamu dapatkan dari sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang ialah relasi. Sama halnya dengan di sini, di GHTL. Selain pengalaman yang telah kusebut di post  sebelumnya, aku juga mendapat sahabat-sahabat baru. Mendapat teman baru sejatinya lebih dari memperoleh relasi. Mendapat t...

Aku dan Lombok: Tentang GHTL

Sudah lama tidak update . Di sini aku mau cerita tentang sebuah pengalaman yang mungkin lebih dari berharga, baik subjek-subjek di dalamnya, nilai-nilai yang diperoleh, maupun kenangan-kenangan yang tertulis menjadikannya kisah. Ini tentang suatu pelatihan bertema kepemimpinan yang aku ikuti. Bahkan, lebih dari sekedar pelatihan bagiku. Kenapa? Simak aja yah sampe akhir hehehe. Pelatihan ini dinamakan dengan Global Health True Leaders 2.0 which is ditujukan untuk para health workers supaya nggak jadi pekerja aja, tetapi juga bisa menjadi pemimpin. Health workers di sini adalah orang-orang yang punya passion, pekerjaan, atau mimpi-mimpi di bidang kesehatan. Intinya, health workers itu nggak harus seorang medical doctor atau veterinary medicine atau lulusan kesehatan masyarakat, melainkan semua orang yang emang ingin atau sedang berkontribusi di dunia kesehatan. Cmiiw. Target pesertanya pun global sebetulnya. Tetapi, untuk batch -ku sendiri pesertanya hanya dari Indonesia dan F...

Harapan dan Kekecewaan

Hari ini ia terbangun. Berharap rasa gundah semalam hilang melenyap dalam mimpi. Berharap melupakan segala pikiran yang memberatkan, pun perasaan yang mengiris. Namun, ternyata tidak. Rasa harap itu masih ada, melekat erat. Serta tak lepas dari kecewa. Sesak masih terasa, air mata tak kunjung tiada. Aku sejujurnya tidak mengerti mengapa manusia masih berharap hanya untuk kecewa. Aku tidak mengerti mengapa harapan sulit sirna, meskipun kecewa di depan mata. Banyak hal datang menumbuhkan harapan, kemudian memetik dan meninggalkan kekecewaan. Ada yang menunggu bunga (harapan) itu tumbuh, tetapi ada juga yang tak sengaja atau sengaja memetiknya sebelum bunga hadir memeriahkan kehidupan. Mengherankan memang, mereka tahu persis kapan akan dipetik, tetapi masih saja mengharap tumbuh. Mengherankan memang, harapan berujung kekecewaan, tetapi masih saja dilakukan. Begitu lah mungkin manusia dengan keras kepalanya. Kutipan-kutipan menyebutkan berharap pada sesuatu selain diri-Nya, terlebih ma...

Belum Tahu

Aku tidak sedang menulis puisi Apalagi sajak Tetapi ini bukan basa-basi Hanya luapan yang melintas di otak Untuk kamu yang dirindu Gemar membuatku lesu Kala tak bisa bertemu Waktu, usaha, bahkan emosi Kamu Telah taruhkan semua itu Untuk aku Banyak-banyak terima kasih kusampaikan padamu yang terkasih Selamat hari puisi!

Bahagia

Bahagia itu nyata Bahagia tak jua fana Bahagia amat sederhana Sesederhana saat menanyakan keadaan teman lama, dan jawabannya ialah baik-baik saja. Sesederhana saat menanyakan kehidupan mereka kini, dan jawabannya lebih baik. Sesederhana menyadari bahwa kami saat ini Sama-sama sedang berkembang Sama-sama sedang berjuang Bertumbuh dewasa Berusaha berbagi manfaat dan kebaikan Sejujurnya ku rindu Ingin bertegur sapa Namun, ku hanya mampu mengadu Kepada-Nya Sang Kuasa Supaya bahagia dalam hidupmu Senantiasa dirgahayu Sampai bertemu, Kamu!

Saya dan Pengabdian Masyarakat

Halo. Pada kesempatan kali ini saya mau cerita singkat terkait pengabdian masyarakat. Sebelumnya, mungkin bahasa saya di post ini berantakan karena saya nyambi  ngerjain tugas kuliah. Pengabdian masyarakat pasti sudah nggak asing lagi di telinga teman-teman mahasiswa sebab menjadi salah satu poin di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tri Dharma Perguruan Tinggi ini bisa dibilang sebagai sebuah visi perguruan tinggi (secara umum) di Indonesia. Sekilas info aja, ada tiga poin yang tercantum di Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: - Pendidikan dan pengajaran, - Penelitian dan pengembangan, - Pengabdian kepada masyarakat Nah, Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan hanya menjadi kewajiban mahasiswa seorang saja, tetapi juga dosen dan seluruh civitas akademik lainnya. Intinya, tiga poin tersebut menjadi tanggung jawab seluruh elemen yang ada di perguruan tinggi. Kembali ke topik awal, yakni tentang pengabdian masyarakat (pengmas). Karena saya mahasiswi, saya akan membahas pengabdian ma...